»
S
I
D
E
B
A
R
«
Mari Kita Berpetualang ke Garut Selatan
December 2nd, 2009 by aing

Sudah sejak lama aing mendambakan bisa jalan2 sekaligus hunting foto ke suatu daerah eksotik, tapi sayang sekali kesempatan itu jarang datang ato aing lebih dahulu terserang rasa malas.

hingga suatu saat (weekend lalu tepatnya) beberapa orang blogger menawarkan aing tuk ikut jalan2 dan hunting photo ke daerah garut selatan, menjambangi beberapa pantai di sana. Ajakan ini seperti ajakan2 lainnya yang datang ke aing, selalu mendadak. Pada kasus ini aing ditanyakan kesediaan ikut pergi siang hari dan akan berangkat malam harinya (doh) .

Dengan berbagai pertimbangan yang tentu saja aing kurang pikirkan masak2, terutama masalah biaya (goodluck) , maka setujulah aing tuk bergabung dengan rombongan ini. salah satu alasannya adalah aing tau salah satu tujuan mereka adalah pantai santolo, yang pernah aing kunjungi beberapa taun lalu dalam rangka ekskursi meteorologi. Pantai santolo ini dulu begitu bersih, sepi dan eksotik (lebih detail bisa dibaca pada sisa postingan ini).

DISCLAIMER: Membaca postingan ini mungkin akan menyita waktu anda yang berharga, oleh karena itu mohon mempertimbangan dengan masak2 sebelom anda melangkah lebih lanjut, karena aing tidak bisa mengembalikan waktu anda yang terbuang ketika anda membaca postingan ini (scenic)

Oke… enough talking introduction, let’s get to the point.

How to get there an what happens along the trip

Santolo terletak di daerah pameungpeuk kabupaten garut. Kecamatan pameungpeuk sendiri terletak di daerah selatan kota garut. Untuk menuju ksini tentu saja lebih mudah apabila kita datang dari kota garut (ya iya lah, masa harus ke indramayu dulu). Karena aing berangkat dari kota Bandung, sedangkan yang lain dari kota Jakarta, maka diputuskan lah aing cegat mereka di Cileunyi. Mereka berangkat dari Jakarta skitar pukul 21.00 (aslinya sih katanya mereka berangkat pukul 20.00, tapi bus nya tawaf keliling kp. rambutan dulu 3 kali (haha) )Setelah melalui koordinasi yang berkesinambungan dan intens (lebay) akhirnya aing pun dapat naik ke dalam bus yang mereka naiki dari Jakarta di Cileunyi tepat pada pukul 00.00. Dari cileunyi aing cukup membayar 10.000 rupiah saja, sedangkan dari Jakarta sebesar 35.000 (bis ekonomi AC). Entah karena saat itu jalanan kosong ato memang supir bis sangat mengenal medan dan dapat melajukan bis dengan kecepatan tinggi tanpa rem (lebay lagi) akhirnya kami sampai di kota garut (alun2 tarogong) skitar pukul 00.45 (edan kan, cileunyi-garut cuma 45 menit *keprok2 buat si sopir*). Terima kasih banyak kpada teh “bunda” okky salah seorang blogger garut yang sudi menerima kami untuk beristirahat dan bermalam sebelom melanjutkan perjalanan keesokan harinya.


Keesokan harinya aktifitas dimulai skitar pukul 07.00 pagi dengan sarapan kupat tahu di salah satu titik kota garut, kalo tidak salah nama jalannya jalan patriot yang ada hotel intan “something”. Setengah porsi kupat tahu hanya seharga 3000 rupiah saja (hungry) . Kenapa setengah? karena satu porsi-nya cukup besar bagi aing dan mempertimbangkan akan melakukan perjalanan panjang dan melelahkan juga menghebohkan (lagi2 lebay), kami memutuskan tuk mengurangi sedikit porsi makan kami pagi itu. Perjalanan diteruskan menuju terminal guntur menggunakan angkutan kota (setelah sebelumnya tentu saja poto2 di salah satu tugu yang entah namanya apa). Dari terminal guntur menuju pantai santolo ada beberapa opsi jurusan kendaraan yang bisa digunakan. Bisa memakai elf jurusan pameungpeuk lalu diteruskan memakai angkutan pedesaan, atau bisa juga menggunakan jurusan cikelet yang nantinya bisa diteruskan dengan berjalan kaki saja. Dalam hal ini kami menggunakan jurusan cikelet, karena memang diarahkan oleh supir angkot kepada kenek elf (doh). Kami mulai bergerak dari terminal guntur sekitar pukul 08.30 dan (lagi2) kendaraan yang kami tumpangi “harus” memutar terminal sekali lagi untuk mencari penumpang *tepok jidat* (ada apa dengan angkutan di indonesia?? *sebuah pertanyaan yang mungkin susah dicari jawabannya). Setelah melewati perjalanan panjang, melelahkan, menguras tenaga dan cukup menyakitkan fisik juga mental aing (kalo ini harus lebay, malah aing punya satu quote baru : naik elf itu perih jendral). Waktu tempuh perjalanan kali ini sekitar 4 jam, dengan biaya sebesar 25.000 rupiah per-orang. Sepanjang perjalanan kami disuguhi jalanan berkelok, tanjakan curam, juga turunan panjang diselingi pemandangan perkebunan teh yang cukup menyejukkan mata. Singkat cerita kami tiba di Pantai Santolo sekitar pukul 13.00, ternyata elf yang kami tumpangi mengantarkan kami sampai tempat tujuan, jadi kami melalui pintu masuk kawasan wisata pantai santolo tanpa membayar (yang entah ada tarifnya atau tidak) :D .

Pantai Santolo


Sesampainya di sini, rasa lelah yang mendera selama perjalanan langsung hilang ketika kami disuguhkan pemandangan alam pantai santolo yang sangat mempesona (maap melebay lagi). Langit cerah berwarna biru terang dihiasi sedikit awan menaungi lautan luas yang terbentang tanpa batas, deburan ombak menghantam bibir pantai membawa suara yang menentramkan hati. Sungguh sebuah kenikmatan menikmati ciptaan sang Maha Kuasa, Allah SWT (ayo semua bilang Subhanallah).

Hal pertama yang kami lakukan adalah mencari penginapan, kalo waktu dulu pertama kali aing kesini menginap di mess Lapan, kali ini kami tidak puna pilihan kecuali mencari penginapan umum yang tersebar sepanjang pantai. Kami lalu menjatuhkan pilihan kepada sebuah penginapan yang terletak di pinggir pantai milik bos dedi yang kemungkinan salah satu juragan di sana :D , kami berempat menyewa sebuah kamar besar dengan 2 bed seharga 200.000 rupiah permalam. kondisi kamar lumayan lah, kamar mandi dalam dengan air tawar yang cukup dan mengalir terus. Setelah urusan penginapan beres, lanjut kita dengan urusan perut. Diputuskanlah utk memesan ikan krapu bakar, tumis kangkung, sambel kecap dan tidak ketinggalan nasi hangat. Setelah dibagi 4 orang, aing bayar makan siang ini 15.000 rupiah sajah.

Setelah urusan perut beres, saatnya urusan memanjakan mata. Lalu berjalanlah kami berempat menuju pulau santolo melihat dan mengabadikan pemandangan di sana. pulau ini sepertinya tidak berpenghuni, pantainya dihiasi gugusan karang yang tersebar sepanjang garis pantai.

Matahari Tenggelam di Pantai Santolo

Jalan2 ke pantai dengan tujuan hunting photo, pasti tidak akan melewatkan momen matahari tenggelam ato yang dalam bahasa internasionalnya sering disebut sun set. Begitu juga dengan kami, ah kali ini biarlah gambar yang bercerita, karena gambar dapat bercerita lebih dari 1000 kata :D

Eksplor Kamera di malam hari

Sehabis makan malam dengan mie instan (ya mie instan, anda tidak salah baca ko), aing mengajak yang lain tuk “sedikit” bermain2 dengan cahaya dan kecepatan rana, sayang donk punya gadget dengan fitur selangit tapi hasilnya cuma gitu2 doank, hehehe. Sayangnya si aki (sebutan aing tuk kamera aing) sekarat, baterenya habis, sedangkan aing cuma bawa dua baterai baru, dan di santolo ga ada yang jual batere sekelas alkaline (doh) .

Matahari terbit di puncak guha (gua. red.) dan Ranca buaya

Tidak ada kendaraan dari santolo ke ranca buaya ternyata sodara2, alhasil kami memutuskan tuk menyewa sebuah angkutan pedesaan plus supir + pa udin si guide mistis (haha) . Mengeluarkan biaya 200 ribu rupiah, meluncurlah kami menuju ranca buaya selepas subuh. Tiba di puncak guha skitar pukul 05.30, mentari telah berada sedikit di atas ufuk, meskipun sedikit telat lagi2 kami tidak kecewa, pemandangan disini sangat memanjakan mata dan batin. Singkat cerita lihatlah foto2 ini:


Puas berfoto2 di puncak guha (ceritanya sih puas, padahal batere dua kamera dah tewas) kami lalu meluncur ke pantai ranca buaya, kondisi pantai di sini, serupa dengan pantai yang ada di pulau santolo, berkarang dan berbatu2. Sebuah pemandangan unik lainnya bagi mata kami :D . DIsini kami sarapan + makan siang dengan mie instan lagi (anda tidak salah baca lagi ko, kami memang sepertinya terikat dengan mie instan pada perjalanan kali ini) dilengkapi dengan 3 batok es kelapa muda (hungry) .

Kembali ke Kota

Lagi2 aing punya pengalaman buruk dengan elf, ga perlu diceritakan lebih lanjut. singkat cerita elf ini membunuhku (arti sebenarnya). Ongkos elf pameungpeuk garut sebesar 20 ribu, kami naik elf pukul 14.15 sampe garut pukul 17.30. Setelah melewati perjalanan panjang dan liburan yang melelahkan, aing dan rombongan dijamu oleh salah seorang blogger di kota garut yang notabene salah seorang adik kelas rombongan kami. Sungguh terharu aing disuguhi gule kambing, teh manis hangat dan pisang molen. Makasih lany :) . Sambutan ini benar2 berasa seperti tetesan air di padang pasir yang gersang (melebay tentu saja). Setelah mendapat tenaga kembali, kami lanjutkan perjalanan ke ibukota propinsi jabar (aing) dan ibukota negara RI (3 lainnya). Karena aing berencana turun di Cileunyi (tp karena ada control di cileunyi maka aing turun di rancaekek). Ongkos garut – rancaekek 5 ribu sajah, ada cerita juga disini, tadinya aing dikasih kembalian uang 5ribu rupiah (ongkos garut-jakarta 45 ribu bis patas ac), tp gara2 aing bilang mo turun di cileunyi n ga bisa, kalo mau pun di rancaekek dan aing mengiayakan si kenek ngasih lagi duit 40 ribu :D , sepertinya beliau lupa udah ngasi duluan 5 ribu rupiah, hehehe.
Di perjalanan aing tertidur, tapi dalam tidur itu aing merasa bahwa bis ini ko ga berasa berjalan, dan benar saja setelah 2 jam perjalanan, kami masih ada di seputaran garut, macet total di nagrek sodara2 (doh) . alhasil aing baru sampe rumah skitar pukul 23.30.

Concluding Remarks

Perjalanan kali ini melelahkan tapi juga sekaligus menakjubkan, banyak hal yang terjadi di dalamnya, baik itu yang menyedihkan, menegangkan, menyakitkan, membahagiakan, menenangkan, menginspirasikan, dan lain2 (anda bisa tambahkan sendiri kalo anda mau). Banyak yang bisa aing petik tuk aing pelajari di sini, kata siapa bersenang2 ga bisa belajar? I learn about trust, i learn about calculation, i learn about photography, but the most important is: i learn about friendship (cozy).

Talking about friendship, aing belom sekalipun menyebut siapa teman berpetualang aing kali ini. Dan ini lah mereka:

ki-ka: "aing"belgaman, aciteritory.co.cc, dhodie.com, akuratu.blogspot.com

One common from us all:

we love to blog
we meet because of blog,
we make this trip because of blog,
we take photo because of blog,
but the most important is we became friend because of blog.
Thank you (cozy)

TO

Credit photo n Models to Achie, Dhodie n Ratu a.k.a quinie
Thx guys for being lovely and amazing partners in this trip. You guys (rock) .

—–

Cerita ini ditulis sebagian di perjalanan kereta jakarta-bandung dan dituntaskan di kampus tercinta

Halda aditya signin out

——


55 Responses  
achie writes:
December 2nd, 2009 at 5:16 pm

huaaaahhhh….akhirnyah postingannya selesai juga (banana_rock)
eeerrrr dit, celana bekas dirimu berlutut gag dipoto juga?
hihihihih

yeah we are blogger, and we proud of it

nice to know u dit :)

    aing writes:
    December 2nd, 2009 at 5:34 pm

    hehehe,iya akhirnya beres juga.. perjalanan dan penulisan yang butuh energi ekstra (LOL)

Ruse writes:
December 2nd, 2009 at 5:32 pm

(headspin) asoy pisan… ngan si aing ga nyeritain cost brur? biar kita bisa estimate gituuuu (yahoo)

    aing writes:
    December 2nd, 2009 at 5:35 pm

    brarti bung ruse kurng menyimak, panan itu ada cost macem2 di postingan, tinggal di kalkulasi dan dijumlahkan sendiri sajah :D

lany writes:
December 2nd, 2009 at 5:36 pm

heuheuy…. pantai sebelah santolo,,, **sayang heulang** ga kalah keren kang,,,, (headspin)

    aing writes:
    December 3rd, 2009 at 3:53 pm

    hehehe, iya katanya yah, bisa berenang lebih aman daripada yang santolo. Cuma waktunya mepet euy, tadinya mo jalan dari santolo ke sana, cuma takutnya kelewat moment sun set. jadi aja ke sayang heulangnya batal.

Rhesya writes:
December 2nd, 2009 at 5:39 pm

Foto2nya bagus2…. mungkin karena pantainya emang indah ya.. hmmm musti di komen apa ya??
Nice post as always, I wish I can write as good as you ^_^

    aing writes:
    December 3rd, 2009 at 3:54 pm

    kayanya pengaruh pantai yang memang indah, jadi mood tuk ngambil photonya juga bagus :D .
    Ah mba Rhesya ini suka berlebihan, tulisannya juga bagus ko (worship)

soewoeng writes:
December 2nd, 2009 at 5:46 pm

sensasinya mantap bos
fotonya apalagi

    aing writes:
    December 3rd, 2009 at 3:54 pm

    terima kasih mas suwung, sensasinya tidak terlupakan deh (dance)

andri writes:
December 2nd, 2009 at 6:04 pm

wahhh… aralus euy pemandanganana…
jadi pengen (party)

    aing writes:
    December 3rd, 2009 at 3:55 pm

    sok atuh segera berpetualang (party)

Anjani Fathin writes:
December 2nd, 2009 at 6:26 pm

Naik Elf nya bareng jeung hayam teu om? (dance)

    aing writes:
    December 3rd, 2009 at 3:55 pm

    alhamdulillah engga tin (dance)

Nicholas Manurung writes:
December 2nd, 2009 at 6:29 pm

(rock) pantai san tholoo.. *mantap mang*
n.b: si ruse mah emang sok kitu da, hayang pangajumlahkeun wae (annoyed)

    aing writes:
    December 3rd, 2009 at 3:56 pm

    mantap tp teu tholooo kan? (headspin)

    heuuh mang, cik pang itungkeun lah ku maneh

dhodie writes:
December 2nd, 2009 at 6:40 pm

heuheuheu nice writing euy. yeah, tulisan terakhir tentang blog itu benar adanya.. blog changes us. next trip? lanjooottttt

    aing writes:
    December 3rd, 2009 at 3:56 pm

    next trip? yuu, tp nabung dulu yaah :D

didta writes:
December 2nd, 2009 at 6:56 pm

kaPan2 saya ke sana

    aing writes:
    December 3rd, 2009 at 3:57 pm

    silahkan, dijamin tidak menyesal

alisyah writes:
December 2nd, 2009 at 7:47 pm

keren pantainya, apalagi dikelilingi pohon hijau gitu

    aing writes:
    December 3rd, 2009 at 3:57 pm

    keren, indah, menenangkan pikiran tepatnya

kania writes:
December 2nd, 2009 at 9:28 pm

wah tampilan blognya keren !
cerita dan informasi perjalanannya asyik dan seru !
photo2nya 4 jempol !!!
keren Dit, lanjutkan !
thx for sharing

    aing writes:
    December 3rd, 2009 at 3:58 pm

    terima kasih juga atas didikan singkatnya dulu ttg gimana cara moto yang baik n benar (worship) . Masih terus belajar nih, mohon bimbingannya ya mba

Anis writes:
December 2nd, 2009 at 9:39 pm

wah.. nampaknya seru banget. kalo ke sana lagi, atau jalan2 ke tempat lain, mau dong ikutan..

    aing writes:
    December 3rd, 2009 at 3:59 pm

    okee mba Anis, tar kl ada rencana jalan2 lagi yang mungkin akan lebih direncanakan dengan matang, adit contact mba Anis deh

quinie writes:
December 3rd, 2009 at 6:07 am

hohoho.. udah pada posting yaaa… kecuali dodi ya? btw, teteup… kayanya cumah sayah ajah yang bakalan posting ber-chapter2 deh.

adit, gua suka closing picturesnya. Yup bener2 wisata blogger. LOVE TO BLOG. Iyeyyy!! senengnya gua bertemu dengan blogger2 yang baik hati seperti kalian.

makasih untuk pelajaran potografinya tentang speed, shutter (sama ya?) fokus, dan mempelajari kamera yang aneh, dimana suasana pantai malam kok jadi siang? huahahahha…
anyway, gua suka semua candid shots yang lu ambil *walau beberapa gua bener2 keliatan bulet & gendut (idiot) *

oiya, one more thing, knp jadi banyak kata2 prewed ya??? (doh)

tapi, such a great trip & spending precious moment with all of you.

PS. btw, gua beneran roaminggggg… makanya gua lebih milih tidur daripada menyimak :p
besok2 tolong gunakan basa indo dongsss (cry)

eh kepanjangan ya?

    aing writes:
    December 3rd, 2009 at 4:01 pm

    dodi pun dah posting ko, malah lebih dulu dodi daripada sayah :D .
    Terima kasih juga dah mau bantuin angkat2 triport (worship) .

    hihihi, mengenai prewed, saya cuma latah aja ko (lol) . ga ada maksud apapun,
    roaming yah? iya deh lain kali kita ngobrol pake basa sunda, kmaren kan gara2 lokasi doank, saya banyak pake basa sunda, biar proses negosiasinya lancar

      quinie writes:
      December 4th, 2009 at 6:30 am

      you’re welcome.
      makasih juga udah bawain ransum :D

        aing writes:
        December 9th, 2009 at 9:01 pm

        hihihih, kan bawain ransum, biar cepet ngambil kalo lapar (rock)

peni writes:
December 3rd, 2009 at 6:38 am

adit ngabibita waeeee…. sadiiiisss!!!! (not_talking) (ninja) (idiot)

    aing writes:
    December 3rd, 2009 at 4:02 pm

    ih teh peni itu geura. kan sebelom adit berangkat teh, adit nanya teh peni di koprol :D

mayasari writes:
December 3rd, 2009 at 9:58 am

W.A.W dan W.O.W………

saya sudah baca yg di Mister Dodie, kurang lebih, komen yang saya berikan akan sama….
“Pengen Bisa Jalan2 Kayak Gitu, Seperti Jaman Saya Muda Dulu”…

A Very Great Adventure, Dit…

    aing writes:
    December 3rd, 2009 at 4:02 pm

    tengkyu mba May

mima writes:
December 3rd, 2009 at 10:25 am

mupeeeeeeeeeeeeeeennggg..
pengeeeeeennn ikut T_T
kerennya perjalanan kalian tu..
fotonya juga keren banget ^^

kapan2 ajak mim ya ^^

    aing writes:
    December 3rd, 2009 at 4:03 pm

    hihihi, terima kasiih, mima katanya lagi ada kerjaan yah kemarin,
    ya lain kali deh kita jalan2 bareng :)

martha writes:
December 3rd, 2009 at 4:01 pm

Hai Aing , eh Adit… salam kenal ya. :P
Garut Selatan *terutama Puncak Guha* emang indah..

    aing writes:
    December 3rd, 2009 at 4:14 pm

    Salam kenal juga teh Martha,
    akhirnya bertemu teh Martha yang suka disebut2 ama Aci..

    Puncak guha indah banget teh, denger2 mo bikin resor ya disana (ninja) . tar kalo dah jadi saya nebeng yah, hehehe

Ihwan writes:
December 4th, 2009 at 12:11 am

mantaph nih.. eh itu yg foto ada tulisan love blog seru

    aing writes:
    December 9th, 2009 at 9:00 pm

    Yups, emang seru kalo dah berhubungan ama cahaya, malam dan kamera :D

a2i3s writes:
December 5th, 2009 at 12:18 am

janten kabita ningal potret2na, *lirik2 dhodi n ratu* (tounge) (lol) ehmmm… (sillycouple) (devil)

salam kenal kang, xixixxi…

    aing writes:
    December 9th, 2009 at 9:02 pm

    hihih, upami kabita mah hayu atuh urang geura jalan2 n moto2 deui :D .
    Salam kenal oge nya kang aris (lol)

achie writes:
December 6th, 2009 at 1:22 pm

sentosa island menanti tuh (evilsmirk)
naik kereta dari bandung ajah bisa kan (lmao)

    aing writes:
    December 9th, 2009 at 9:02 pm

    asiiik ada yang mau bayarin tiket Bandung – Singapura (dance) .

isnuansa writes:
December 7th, 2009 at 2:25 pm

dari tempatnya Dodi, Achie, dan kemari… (headspin)

    aing writes:
    December 9th, 2009 at 9:03 pm

    Selamat datang (worship)

tuteh writes:
December 8th, 2009 at 8:30 pm

I like this one… :

One common from us all:

we love to blog
we meet because of blog,
we make this trip because of blog,
we take photo because of blog,
but the most important is we became friend because of blog.
Thank you

Semoga perjalanan ini menjadi salah satu dari perjalan2 berikutnya ya :) ]]

Salam.

    aing writes:
    December 9th, 2009 at 9:03 pm

    amiin… smoga smakin banyak perjalanan saya yang lain bersama kawan2 blogger lainnya..
    Makasih telah berkunjung (worship)

iLLa writes:
December 9th, 2009 at 1:51 am

dari tempatnya bang dod, trus ke tempat mb ratu (yg kek sinetron, bersambung2 (idiot) ) trus ke tempat mb achie, trus ke tempat mb ratu lagi (baca “sambung menyambung menjadi satu”-nya postingan ntu) trus ke sini deh…
cara ngambil futu love n blognya itu bijimana yak? *penasaran
katanya dari kamera bang Adit yak? (scenic)

    aing writes:
    December 10th, 2009 at 12:30 am

    hihihi, tapi tetep seru kan postingan mba Ratu :D dan postingan rekan2 seperjalan kemarin, hehehee.
    Untuk foto love n blog pake cahaya itu diambil pake kamera achie, karena kamera si aing abis batere malem itu :D .
    Untuk tekniknya saya coba jelasin di sini aja ya, belom pede bikin postingan ttg teknik photography di blog (goodluck) .

    Photo itu dibuat dengan cara memperlambat waktu kecepatan rana (shutter speed) tentang rana/shutter mungkin bisa dibaca di wiki aja kali ya, heheheh. jadi semakin lambat kecepatan rana di sebuah kamera, maka akan semakin lama pula lensa kamera merekam kejadian. Kecepatan rana yang rendah biasanya dipake pada kondisi gelap/kurang cahaya, dengan makin lama lensa merekam sebuah keadaan, makan akan semakin banyak pula cahaya yang masuk yang bisa bikin sebuah photo makin terang dalam keadaan yang kurang cahaya.

    Dari teori itu, maka kita bisa bermain sedikit dengan cahaya dan kecepatan rana yang rendah. Illa mungkin sering liat photo jalan malem2 yang ada garis2 cahayanya? nah garis2 cahaya itu asalnya dari lampu mobil yang bergerak, nah kondisi yang sama diaplikasikan dalam photo love n blog yang dimaksud, kami memainkan lampu HP untuk membentuk sebuah huruf. Dengan kecepatan rana yang rendah, kamera bisa merekam berkas cahaya beberapa detik (tergantung settingan kecepatan rana yang kita set di kamera). Panjang juga yah, hehehe. Mudah2an bisa ngerti, tp kl ga nanya lagi juga boleh ko :D .

    Terima kasih atas kunjungannyaa (worship)

tuteh writes:
December 12th, 2009 at 3:16 pm

Hehehe met wiken & thanks atas kunjungannya di blog saya :D

    aing writes:
    December 13th, 2009 at 3:24 am

    met wiken juga…
    waduh ketauan yah berkunjung ke sana :D .

quinie writes:
December 15th, 2009 at 6:11 am

kok blom update sih dit?
baru ajah gua mo kasih tau lu kalo banyak yang nanyain tentang teknik moto “LOVE & BLOG” ntu, eh ternyata si illa *salahsatunya* udah langsung bertanya padamu :)

ayo dong updateeeeee…
eh, gimana kabar dikau ama sih ehm ehm… :D

    aing writes:
    December 15th, 2009 at 8:28 am

    kok blom update sih dit?

    hmm, blom nemu topik yang pantes nih :D .

    baru ajah gua mo kasih tau lu kalo banyak yang nanyain tentang teknik moto “LOVE & BLOG” ntu, eh ternyata si illa *salahsatunya* udah langsung bertanya padamu
    ayo dong updateeeeee…

    iya, tapi masih belom pede tuk nulis trik2 photography di satu post sendiri, jadi ajah jawabnya di komen juga, hehehehe

asri writes:
December 19th, 2009 at 11:53 pm

wah santolo, semoga taun depan bisa kemari (headspin)

Leave a Reply

;) :| :x :twisted: :roll: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :evil: :cry: :arrow: :P :D :?: :? :-& :)) :) :( :!: 8O 8) (yahoo) (worship) (woot) (unsure) (tounge) (thinking) (tears) (taser) (smileydance) (smile) (sleeping) (sillycouple) (sedih) (scenic) (rofl) (rock) (pray) (party) (panic) (okok) (not_talking) (ninja) (muscle) (muhaha) (money) (lonely) (lol) (lmao) (idiot) (hungry) (heart_beat) (heart) (headspin) (haha) (gym) (goodluck) (girlkiss) (funkydance) (fish_hit) (eyeroll) (evilsmirk) (evilgrin) (evil_grin) (drinking) (doh) (devil) (dance) (cry) (cozy) (coffee) (bye) (brokenheart) (bringit) (blush) (bigeye) (beer) (banana_rock) (banana_ninja) (banana_cool) (applause) (annoyed) (angry)
»  Substance: WordPress   »  Style: Ahren Ahimsa

Switch to our mobile site